salam

Membuat Running Text Pada Power Point

|
             Kali ini tutorial saya mengenai cara membuat tulisan berjalan pada power point. Simple sih, namun cukup untuk membuat  tampilan slide pada saat anda presentasi  lebih cakep. Oke gak usah banyak ngobrol….langsung  ke Tee….Kaaa..Peeee à

Pertama tentunya adalah buka Power Point anda,,,kebangetan kalo buka power point aja nunggu ada tutorial…

Lalu insert text box atau gambar apapun yang akan anda suruh jalan-jalan



 Setelah tulisan atau gambar sudah tersedia, sekarang perbanyak gambar tersebut dan susun berjajar sepanjang slide. Setelah itu grouping tulisan tersebut


Habis  di grouping, copy paste tulisan tersebut dan letakkan di bawahnya.



Kita sudah memiliki dua buah tulisan, sekarang copy paste semua tulisan tadi pada semua slide



Oke, setelah semua slide udah kebagian tulisan tadi, saatnya eksekusi………
Klik tulisan atau text box yang pertama tadi, lalu tambahkan animasi entrance-fly in

Habis ditambahkan animasi, sekarang waktunya menyetting effect dari animasi tersebut

Klik effect option : direction-from right


Timing : start-with previous, speed-tulis 15, dan repeat-until end of slide….lihat gambar dibawah ini :

Selanjutnya kita pindah pada text box selanjutnya, jika pada text box sebelumnya kita pakai animation fly in, pada text box kedua kita pakai exit-fly out. Pada kotak direction kita pilih to left, selebihnya sama.



Setelah kedua text box kita permak selanjutnya kedua text box kita tumpuk


And….here is the result…….

Tulisannya udah bisa jalan-jalan…hehe
But, agar tulisan kita bisa mulai jalan-jalan dari pertama kali slide itu muncul, maka kita perlu menempatkannya pada baris paling atas, contoh:


Karena text box nya masih di bawah, kita pindah ke atas….


Dan berikut hasilnya….


Running text muncul pertama sebelum animasi lain muncul. Terimakasih, nantikan tutorial saya selanjutnya.

Selamat mencoba!



Ku tilang kau dengan Bismillah

|

Saat itu senja tinggal menyisakan sedikit waktu bagi para pekerja dan mahasiswa untuk lekas tiba di rumah. Seperti hari-hari lain, kemacetan seolah sudah menjadi ritual harian warga kota lebih-lebih saat pagi dan sore hari. Motor yang saya kendarai bersama seseorang sore itu sarat akan muatan. Maklum habis belanja konsumsi untuk kegiatan esok hari.
Praktis jumlah bawaan yang lumayan banyak membuat motor yang saya kendarai tidak bisa leluasa menembus kemacetan sore itu. Namun satu dua motor masih bisa kami lewati
……hingga akhirnya…….

“prrriiiittttttt…..”

Suara peluit pak polisi terdengar sayup ditengah deru motor sore itu.
“selamat sore mas” ujarnya sambil memberi hormat.

“Sore pak,” sahutku.

“helmnya mana mas?”

“mmmmm….nganu  pak lupa, lagian juga deket kok pak, ini dari toko seberang mau ke kampus,”sanggahku.

“wes minggir sek ae sampeyan,”perintahnya sambil menunjuk pos pulisi di sudut jalan.

“iya pak,”jawabku sambil tersenyum kecut.

*di pos polisi…….
Seperti yang sudah kami duga sebelumnya….pak pulisi memulai ceramahnya sambil menyiapkan secarik surat tilang.

“Maaf pak tadi keburu-buru”

Pak pulisi pun berceramah dari A-B-C-D sampai J…….

“jadi saya kena berapa pak?”

Pak pulisi melanjutkan ceramahnya dari …….K-L-M-N sampai Z

Aku terplongo-plongo….terpaku dan terpalu mendengarkannya….

Akhirnya tibalah kami pada sesi “lobbying”….

“wes jadi berapa ni pak?,”tawarku

Setelah negosiasi alot akhirnya, pak pulisi mau berbaik hati.

“wes kamu punya berapa wes,”

“ngapuntene pak, tanggal tuwo, sak estu pak….naming niki,”ujarku sambil menunjukkan dompet berisi 15.000. tawar-menawar versi wajah kotak amal.

“yawes lha piye enak e,”

 “nggeh niki pak, menawi njenengan kerso,”ucapku sambil menunjukkan sebungkus jagung seharga Rp 5000,-

kulihat malaikat bersayap membisiki pak pulisi….

“yowes kene, besok lagi jangan diulangi ya…”

“nggeh pak” pak pulisi ne tak salami.
***
Itu sih  pengalaman saya, tapi sebenarnya seperti apa sih perlakuan yang searusnya diterima para pelaku pelanggar lalu lintas?
Ini dasar hukumnya :
·         Tindakan langsung terhadap pelanggaran lalu lintas, yang lazim disebut tilang, adalah salah satu bentuk penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan Polri (pasal 260 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan/“UU No. 22/2009”).